Tenis KR Open 7: Petenis Unggulan Belum Terbendung (Bagian 2)

Memasuki hari ketiga digelarnya kejuaraan nasional (kejurnas) tenis bertajuk KR Open 7 tahun 2018, sebagian besar petenis yang diunggulkan masih mampu bertahan dan melaju ke babak berikutnya.

Sekar Vinda Vs Melanie Oka Sabina
Faza Syahrizal yang ditempatkan sebagai seeded pertama kelompok umur 14 tahun putra, tak terbendung dan melenggang ke perempat final. Setelah mendapatkan bye di babak pertama, petenis asal kota Pahlawan, Surabaya itu di babak kedua mencatatkan kemenangan atas Damar Arya Putra dari Tangerang Selatan, dua set langsung, 6-1 dan 6-0. Namun di kuarterfinal, Faza Syahrizal takluk ditangan petenis asal Bandung, Cowen Lauw, melalui pertarungan ketat yang harus diselesaikan lewat super tie break, 5-7, 6-4 dan [7-5]. Cowen Lauw yang di turnamen ini didapuk sebagai unggulan ke 7 berhak meraih tiket semifinal.

Unggulan kedua kelompok ini, Putra Suyadi yang juga rekan sekota Faza Syahrizal, tak terbendung melangkah ke semifinal. Di babak pertama, Putra Suyadi menyingkirkan Putra Raka, straight set, 6-1 dan 6-1. Kemudian di babak kedua, Putra Suyadi mengandaskan petenis asal Makassar, Raid Rahmad Laleno juga dalam dua set langsung, 6-0 dan 6-1. Di perempat final, Putra Suyadi berhasil membalas kekalahan yang dideritanya atas Widarta Nur Hidayat sepekan sebelumnya di kejuaraan tenis Master Persami Jawa Timur 2018. Bila kala itu Widarta menang 8-2, di Tenis KR Open 7 ini Putra Suyadi yang menang dengan skor, 6-1 dan 6-2.

Unggulan teratas nomor tunggal putri kelompok umur 14 tahun, Aurelia Chamsiayu berhasil lolos ke babak semifinal berkat kemenangan atas lawan-lawannya. Setelah mendapatkan bye pada babak pertama, di babak kedua, petenis dari Sukoharjo, Jawa Tengah itu menang atas Elisabeth Puspmitaaharani dari Magelang, straight set, 6-1 dan 6-3. Kemudian di babak ketiga, Aurelia Chamsiayu membukukan kemenangan atas Hanifah Rahma Satiya dari Bantul, juga dalam dua set langsung, 6-3 dan 6-3. Di perempat final, Aurelia Chamsiayu mengalahkan petenis asal Papua, Natalia Kalem, melalui pertarungan ketat yang berkesudahan dengan skor 6-4, 1-6 dan [10-2].

Seeded 2 kelompok ini, Keila Mangesti Paath dari Manado, juga memastikan diri ke semifinal. Mendapatkan bye di babak pertama, Keila Mangesti Paath melangkah ke babak ketiga berkat kemenangan yang diraihnya kontra petenis asal Papua, Asriani Laher. Di babak ketiga, Keila Mangesti Paath mengalahkan Zoelfanka Rosana dari Malang, straight set, 6-1 dan 6-2. Keila mendapatkan tiket ke semifinal setelah di perempat final menang atas petenis Gunung Kidul, Amaradinda Nayla, 6-1 dan 6-2.

Ilham Khamid yang menempati unggulan teratas tunggal putra kelompok umur 16 tahun, masih bertahan dan berhasil menjejakkan kakinya ke perempat final. Setelah mendapatkan bye di babak pertama, Ilham Khamid di babak kedua mengandaskan perlawanan petenis Tulungagung, Adam Zulfar, 6-0 dan 6-2. Berikutnya di babak ketiga, Ilham Khamid harus bertarung sengit melawan Septian Eka Chandra dari Surabaya sebelum menang dengan skor 3-6, 6-3 dan [10-7].

Sementara M. Tito Zuhda dari Blora yang menempati seeded 2, juga berhasil melaju ke semifinal tunggal putra kelompok umur 16 tahun. Mendapatkan bye di babak pertama, di babak berikutnya M. Tito Zuhda menyingkirkan petenis Kudus, M. Sandi Yudha, 6-4 dan 7-6 (4). Di babak ketiga, M. Tito Zuhda menorehkan kemenangan atas unggulan ke 15, Syahrul Ramadhan dari Musi Banyuasin, straight set 6-1 dan 6-2.

Sedikit berbeda dengan kelompok lainnya, di nomor tunggal putri kelompok umur 16 tahun, petenis yang diunggulkan ditempat pertama dan kedua  harus kandas terlebih dahulu.

Carissa Saltsa yang ditempatkan sebagai unggulan teratas, langsung tersingkir di babak kedua oleh Yunizar Lusida Putri dari Tegal melalui pertarungan alot yang berlangsung tiga set, super tie break, 7-5, 6-7 (4) dan [10-4].

Hasil tidak jauh berbeda juga diraih oleh seeded 2, Melanie Oka Sabina. Setelah mengalahkan Talitha Araminta dari Magelang dengan skor tipis, 6-3, 3-6 dan [10-4], di babak kedua Melanie Oka Sabina kandas ditangan petenis Cilacap, Sekar Vinda Khairunnisa. (arayana)


0 Response to "Tenis KR Open 7: Petenis Unggulan Belum Terbendung (Bagian 2)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel