WTA FUTURE STARS - Indonesia Qualification: Motivation Class by Frank Van Fraaiyenhoven

arayanaNews, Jakarta, 28 Agustus 2019 - Persaingan sengit sudah nampak semenjak perhelatan hari pertama kualifikasi Indonesia WTA Future Stars 2019 yang digelar di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence, Senayan, Jakarta, Selasa (27 Agustus 2019).


Ajang yang digulirkan guna memilih petenis putri Kelompok Umur (KU) 14 dan 16 tahun sebagai wakil tim Merah Putih pada gelaran final WTA Future Stars 2019 di ShenZhen, China, mulai tanggal 20 sampai dengan 28 Oktober 2019.

"Hanya juara pertama tunggal, baik KU 14 maupun 16 tahun yang akan berangkat ke WTA Future Stars Final di Shenzhen, China," kata Susan Soebakti selaku Direktur Turnamen WTA Future Stars Indonesia 2019.

"Sangat menarik, terutama di KU-14 karena semua petenis berperingkat PNP 1 hingga 10 tampil di ajang ini. Selain itu yang memanaskan suasana laga adalah hadirnya petenis-petenis yang telah bermain di KU-16 turun kelas di KU-14 karena usianya masih memenuhi syarat," lanjutnya.

Beberapa petenis sudah tersingkir dari arena pertandingan termasuk seeded ketiga, Freya Athallah Zayyan. Petenis asal Banjarnegara yang menduduki peringkat ketiga nasional (PNP-3) itu harus mengakui ketangguhan sesama wakil Jawa Tengah, Fransisca Heidi Tan dari  Purworejo dengan dua set langsung 4-6 dan 5-7.

Sementara itu Hasna Raissaneva dari Gresik berhasil memenangi pertarungan antar sesama petenis Jawa Timur, Zoelfanka Saputra asal Malang. Neva demikian Hasna Raissaneva kerap disapa, membekuk Zoelfanka dengan skor 6-3 dan 6-3.

Unggulan kesatu nomor tunggal KU-14, Kholisa Siti Maisaroh, belum terbendung dan melenggang mulus ke babak kuarter final. Petenis ranking pertama nasional dari Kudus, Jawa Tengah itu masih terlalu tangguh bagi mojang Bandung, Anjali Kirana Juniarto. Kholisa menang straight set 6-0 dan 6-1.

"Pada KU-14, Indonesia juga punya kenangan manis di ajang ini dengan kesuksesan Priska Madelyn Nugroho keluar sebagai pemenang WTA Future Stars Final 2017," imbuh Wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), tersebut.

Pada perhelatan hari kedua, Rabu (28 Agustus 2019), turnamen tenis khusus putri ini akan mulai mempertandingkan nomor tunggal KU-16 dan ganda KU-14. Selain itu Direktur Teknik PP Pelti asal Belanda, Frank van Fraaiyenhoven juga akan tampil memimpin acara khusus yaitu Motivation Class bagi para peserta, pelatih dan orang tua petenis yang hadir di event ini.

Berikut hasil lengkap kualifikasi WTA Future Stars Indonesia hari pertama, Selasa (27 Agustus 2019):

Kelompok Umur 14 Tahun

Kholisa Siti Maisaroh vs Anjali Kirana Junarto: 6-0 dan 6-1
Daniella Clara Suryapranata vs Bunga Nuraini: 0-6 dan 3-6
Freya Athallah vs Fransisca Heidi Tan: 4-6 dan 5-7
Zoelfanka Saputra vs Hasna Raissaneva: 3-6 dan 3-6
Putu Kevalaih Kirana Ayu Pribadi vs Nazwa Syamsabila: 6-1, 6-7 (1) dan 6-7 (4)
Zelda Garcia Muttaqim vs Joanne Lynn Hartono: 3-6 dan 2-6
Cylova Zuleyka Hukmasabiyya vs Meydiana Laviola R: 6-2 dan 6-4
Aprilia Ayu Kusumaningtyas vs Tiara Naura Nur Azizah: 6-7 (1) dan 1-6

Jadwal Rabu (28 Agustus 2019)

Babak Pertama Tunggal KU-16
Anggi Dwi Hidayati (Bali) v Ghean Desya Zahrani (Jambi)
Nicole Isman (DKI) v Justmin Da Costa (Tangerang Selatan)
Sasha Zalianty Putri (Makassar) v Felicia Halim (DKI)

WTA FUTURE STARS - Indonesia Qualification: Motivation Class by Frank Van Fraaiyenhoven 

0 Response to "WTA FUTURE STARS - Indonesia Qualification: Motivation Class by Frank Van Fraaiyenhoven "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel